Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Taiwan Smart Manufacturing | May 22, 2018

Scroll to top

Top

No Comments

Tahun peralatan mesin mungkin takkan buruk: TMBA

Tahun peralatan mesin mungkin takkan buruk: TMBA

Ekspor peralatan mesin mungkin menurun lebih sedikit daripada yang diperkirakan tahun ini di balik pesanan potensial dari AS, demikian informasi dari Asosiasi Pembangun Peralatan Mesin dan Aksesori Taiwan (TMBA, 台灣工具機暨零組件公會) pada hari Jumat.

Pengiriman keluar untuk sepanjang tahun ini mungkin akan menurun sebesar satu digit persentase saja dibandingkan tahun lalu, kata sekretaris umum asosiasi, Carl Huang (黃建中), melalui telepon.

“Penurunan sebesar satu digit tidak terlalu buruk karena statistik terakhir mengindikasikan kontraksi di seluruh pasar utama Taiwan tahun ini,” kata Huang.

Dengan pasar AS yang diperkirakan akan mulai pulih setelah pemilihan presiden pada tanggal 8 November, ekspor dari industri peralatan mesin Taiwan kemungkinan besar akan mendapatkan dukungan dalam triwulan terakhir tahun ini, katanya.

Dalam delapan bulan pertama tahun ini, pembuat peralatan mesin lokal telah mengirimkan barang senilai US$1,87 miliar ke luar negeri, turun 14,9 persen dari periode yang sama tahun lalu, data yang disusun oleh asosiasi yang berpusat di Taichung memperlihatkan demikian.

Tiongkok masih pasar yang terbesar — dan paling penting — pembuat peralatan mesin Taiwan di balik permintaan automasi industri dan peningkatan serta siklus pembelanjaan modal yang baru.

Namun, ekspor ke Tiongkok telah menukik sebesar 14 persen menjadi US$577,2 juta dalam periode Januari hingga Agustus dibandingkan setahun sebelumnya, data asosiasi menunjukkan hal ini.

Pelanggan dari Tiongkok yang menginginkan produk canggih untuk automasi industri memberikan tantangan bagi para pembuat di Taiwan, kata Huang.

Itu sebabnya hanya ekspor peralatan mesin Jerman ke Tiongkok yang meraih pertumbuhan tahun ini, katanya, menyebutkan keuntungan Jerman dalam produk canggih dan maju.

Pengiriman peralatan mesin ke AS, pasar terbesar kedua Taiwan, menurun sebesar 11,1 persen per tahun menjadi US$224 juta dalam delapan bulan pertama tahun ini, sementara ekspor ke Turki, pasar terbesar ketiga, jatuh sebesar 12,6 persen menjadi US$112,7 juta, demikian diperlihatkan data TMBA.

Ekspor mesin pemotongan logam turun sebesar 15 persen tahun ke tahun menjadi US$1,55 miliar pada delapan bulan pertama tahun ini, sementara mesin pembentukan logam jatuh sebesar 14,3 persen menjadi US$316 juta.

Credit Suisse Group AG melaporkan pada bulan April bahwa proliferasi dan nilai tukar mata uang asing akan memainkan peran penting dalam perkembangan industri peralatan mesin.

Namun, gelombang pertumbuhan berikutnya kemungkinan besar akan berasal dari perakitan komponen miniatur, peningkatan dalam efisiensi produksi, dan suatu upaya untuk memastikan lingkungan kerja yang lebih aman, demikan laporannya.

Sumber:http://www.taipeitimes.com/News/biz/archives/2016/09/26/2003655929

 

Submit a Comment